Senin, 03 September 2012

Pemanasan Global



Pemanasan Global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi.
Pemanasan global ini  banyak disebabkan terbesar oleh efek rumah kaca. Dimana efek rumah kaca artinya kondisi ketika panas dibumi tidak bisa keluar.


Efek Rumah Kaca
Efek rumah kaca juga disebabkan reaksi kimia yang terjadi di atmosfer bumi.
Reaksi kimia dapat terjadi antara ozon(O3) dengan gas-gas yang ada di dalam atmosfer bumi, seperti:
  1. CFC (Cloro Flouro Carbon) karena dapat menyebabkan lubang ozon.
Ada beberapa jenis CFC sesuai fungsinya.
a.       CFC12 dan CFC22 yang banyak di gunakan sebagai zat pendingin lemari es, pendingin ruangan (AC).
b.      CFC11 yang dipakai dalam proses busa pada pembuatan karet busa baik yang lunak maupun yang keras.
c.       CFC13 yang digunakan sebagai pembersih peralatan elektronika karena kemampuannya untuk memasuki celah-celah kecil dan melarutkan minyak.
d.      Kombinasi CFC11 dengan CFC12 yang digunakan didalam aerosol. 
  1. CO
  2. CO2  karena dapat menyebabkan terbentuknya lapisan udara seperti kaca.
Apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.

Contoh Reaksi Kimia




1.      Reaksi kimia antara ozon dengan CFC12.
CFC12(CCl2F2) + UV menjadi Cl + CClF2 (Cl bereaksi kembali)
                                     
Cl + O3 (ozon) menjadi ClO + O2(Cl bereaksi kembali)
            Cl + O3 (ozon) menjadi  ClO + O2
          Selanjutnya Cl ini bereaksi lagi dengan ozon, dan terulang kembali reaksi semula hingga Cl ini habis teruarai.
         
  1. Reaksi kimia antara ozon dengan CO

CO + O3  menjadi CO2 + O2
  
Efek Umpan Balik.
 Penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif di udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). 
Apabila jumalah manusia semakin banyak maka gas-gas rumah kaca seperti COpun akan semakin banyak sehingga bumi akan semakin panas. ditambah lagi umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar